👋
Keluar dari akun?
Anda akan keluar dari sesi yang sedang aktif. Apakah Anda ingin melanjutkan?
NEW UPDATES
Memuat berita terbaru...
📢 BROADCAST

Moulay Ahmed El-Wakili Al-Hassani (1909–1988): Maestro Musik Andalusia Maroko dari Fes ke Tangier

Moulay Ahmed El-Wakili Al-Hassani (1909–1988): Maestro Musik Andalusia Maroko dan Jejaknya di Tangier

Oleh: Arun Algaus | Tim Pena Sehat


Moulay Ahmed El-Wakili Al-Hassani: Tokoh Musik Al-ala Andalusia

Seorang Pilar dalam Sejarah Musik Andalusia Maroko

Dalam sejarah musik Al-Ala dan Nuba Andalusia di Maroko, nama Moulay Ahmed El-Wakili Al-Hassani (1909–1988) menempati posisi sebagai salah satu tokoh besarnya. Ia lahir di kota Fes, dari keluarga yang memang lekat dengan tradisi musik Al-Ala dan Nuba Andalusia sejak awal.

Pendidikannya ditempuh di Universitas Al-Qarawiyyin, tempat ia menghafal bait-bait syair serta teks-teks sufistik dan Andalusia, sekaligus mempelajari cara memainkan dua instrumen: ud dan piano. Sumber independen tentang sejarah musik Andalusia Maroko melengkapi gambaran masa belajarnya ini: sebelum benar-benar matang sebagai musisi, ia sempat berguru kepada beberapa nama di Fes, di antaranya Mohamed Zahi Berrada untuk instrumen ud, serta Mohamed Ayyoush dan Abdelkader Kourrish untuk memperdalam repertoar san'a — bentuk komposisi baku dalam musik Andalusia Maroko.


Tangier: Titik Balik yang Tak Direncanakan

Namun bukan Fes, melainkan kota Tangier yang menjadi tonggak paling penting dalam perjalanan seninya. Ia pindah ke sana pada tahun 1936, dan menariknya, kepindahan itu sama sekali tidak berniat untuk bermusik — tujuan awalnya adalah berdagang, sekaligus menjauh dari dunia musik.

Rencana itu tidak bertahan lama. Kedudukannya yang sudah dihormati di kalangan pencinta seni dan musisi Tangier membuat lingkungan setempat berhasil meyakinkannya untuk kembali ke gelanggang musik.


Ikhwan Al-Fann dan Tahun-Tahun antara Tangier dan Tetouan

Di Tangier, ia turut mendirikan asosiasi "Ikhwan Al-Fann" (Saudara Seni) sekaligus memimpin orkestranya. Menurut arsip sejarah musik Andalusia Maroko yang beredar secara independen, asosiasi ini secara resmi dibentuk pada tahun 1940, dan sejak itu tumbuh menjadi salah satu wadah terpenting bagi kelestarian musik Andalusia di kota tersebut — bahkan markas asosiasi ini kemudian berkembang menjadi semacam institut musik tempat pengajaran memainkan alat musik dan olah vokal berlangsung di bawah arahan langsung El-Wakili.

Ia menetap di Tangier untuk beberapa waktu, namun rutin pergi-pulang setiap minggu ke Tetouan setelah diangkat sebagai pengajar di konservatori musik setempat. Salah satu dokumentasi paling berharga dari masa ini adalah sebuah foto langka yang diabadikan pada tahun 1958, saat perayaan Hari Tahta (Id al-'Arsy) di Arena Adu Banteng (Plaza de Toros) Tangier — memperlihatkan El-Wakili bersama orkestra-orkestra yang berada di bawah pimpinannya.


Dari Fes Kembali, Lalu Menetap di Rabat

Pada tahun 1947, ia meninggalkan Tangier menuju Fes. Beberapa tahun berselang, ia berpindah lagi ke Rabat untuk memimpin Orkestra Seni Musik Andalusia di Radio Nasional Maroko — posisi yang terus ia jalani hingga akhir hayatnya.

Sepanjang periode di Rabat itu, ia tetap menjadi salah satu pelindung utama warisan musik Andalusia, sampai wafat pada tahun 1988.


Warisan yang Melampaui Panggung

Kontribusi El-Wakili tidak berhenti pada perannya sebagai pemusik dan penyanyi. Ia juga dikenal sebagai pembaharu sekaligus peneliti yang cermat dalam menjaga transmisi riwayat musik Andalusia — sebuah kombinasi yang membuat namanya tetap dikenang dalam sejarah musik Al-Ala di Maroko hingga sekarang.

Bagi komunitas "Memori Tangier" (Zakiratu Thanjah), periode kehidupan El-Wakili di Tangier dianggap layak mendapat perhatian khusus. Masa itu menghubungkan salah satu pilar utama musik Maroko dengan sejarah kehidupan seni dan budaya Tangier pada era kota tersebut masih berstatus sebagai kota internasional.


Catatan Redaksi: Verifikasi dan Pelengkap Data

Sebagai bagian dari proses kurasi, redaksi menelusuri sumber-sumber independen mengenai sejarah musik Andalusia Maroko untuk memeriksa akurasi materi asli. Dua jenis informasi ditemukan dari penelusuran ini:

Data pelengkap (tidak ada di materi asli, ditambahkan karena terverifikasi): nama tiga guru musik El-Wakili semasa di Fes; tahun resmi berdirinya asosiasi Ikhwan Al-Fann (1940).

Selisih data antar sumber (materi asli tetap dipertahankan, dicatat sebagai perbandingan): sejumlah sumber sejarah musik Maroko menyebut kepindahan El-Wakili ke Tangier terjadi pada tahun 1937, bukan 1936; sumber lain juga menyebut kepindahannya ke Rabat terjadi pada tahun 1952, bukan 1953. Nama yang lebih umum digunakan pada sumber-sumber tersebut adalah "Moulay Ahmed Loukili" — transliterasi lain dari nama yang sama dengan "El-Wakili" (bukan tokoh berbeda).


Tertarik dengan sejarah musik Andalusia Maroko? Bagikan artikel ini kepada teman-teman Anda yang mencintai warisan budaya Maghreb, atau tinggalkan like agar kami semangat mengangkat lebih banyak kisah tokoh-tokoh seni yang jarang terekspos.


Sumber: Disusun ulang berdasarkan unggahan akun media sosial بن ضمام | Bn Dhmam, yang mencantumkan Tanjalyoum sebagai sumber asal informasi, dilengkapi hasil penelusuran independen redaksi terhadap arsip dan literatur sejarah musik Andalusia Maroko yang tersedia untuk publik.

Disclaimer: Artikel ini merupakan penyusunan ulang dari materi yang pertama kali dipublikasikan di media sosial oleh akun بن ضمام | Bn Dhmam, dengan Tanjalyoum sebagai sumber yang dicantumkan penulis aslinya. Seluruh fakta inti dalam materi asli disajikan tanpa penambahan maupun pengurangan substansi. Sebagian data pelengkap (nama guru musik dan tahun berdirinya asosiasi Ikhwan Al-Fann) ditambahkan oleh Tim Pena setelah dikonfirmasi melalui sumber independen sebagaimana dijelaskan pada bagian "Catatan Redaksi" di atas. Selisih data mengenai tahun kepindahan ke Tangier dan ke Rabat antara materi asli dan sumber-sumber independen lain turut dicantumkan secara terbuka agar pembaca dapat menilai sendiri. Pembaca yang memiliki data pembanding atau koreksi dipersilakan menghubungi redaksi.

Reaksi Anda
Lebih baru Lebih lama
Jelajahi
Lainnya
Tulis Artikel Dukung Kami Meet Our Team